November 17, 2018

Ketahui Jenis Kebotakan Pada Pria

KEBOTAKAN PADA PRIA

kebotakan pada pria

 

Jenis Kebotakan Pada Pria dan Solusi Cepat Menumbuhkan Rambut Botak

Ketahui Lebih Detail Jenis Kebotakan Anda

Fakta menunjukan bahwa pria cenderung lebih mudah mengalami kebotakan. Banyak hal yang membuat pria menjadi mudah mengalami kebotakan. Bisa disebabkan stress pekerjaan, faktor genetik, luka karena suatu peristiwa kecelakaan hingga kondisi kesehatan dalam tubuh yang diakibatkan oleh pola hidup yang kurang sehat.

Di era milenial ini banyak sekali kita jumpai pria di usia yang cukup muda sudah mengalami penipisan rambut hingga kebotakan. Hal ini adalah dampak makin menurunnya kepedulian masyarakat terhadap pola hidup sehat. Konsumsi makanan cepat saji secara jangka panjang akan merusak kesehatan.

Dengan pola hidup yang tidak sehat tentunya akan mengganggu metabolisme dalam tubuh. Metabolisme yang tidak stabil akan sangat mempengaruhi siklus regenerasi sel dalam tubuh. Kebotakan sendiri adalah kondisi dimana folikel rambut tidak terregenerasi dengan baik diakibat sel T yang telah rusak. Sel T atau Tregs adalah sel yang berfungsi untuk menumbuhkan rambut sehat baru. Jika sel T ini rusak secara otomatis folikel rambut tidak diregenerasi dengan baik sehingga muncul kebotakan.

Adapun penyebab lain kebotakan yakni adanya penumpukan membran pada lapisan kulit kepala. Jika lapisan lunak yang ada pada kulit kepala semakin menebal akan menyulitkan pembuluh darah untuk mengangkut darah dan nutrisi ke sel-sel rambut. Sehingga rambut akan semakin rapuh dan mudah rontok yang berujung pada penipisan rambut dan kebotakan.

Namun perlu di ketahui ada beberapa jenis kebotakan yang sering dialami oleh pria:

1. Kebotakan Genetik

Kebotakan genetik secara umum adalah kebotakan yang berasal dari gen keturunan yang secara turun temurun di bawa oleh keluarga. Sehingga kebotakan jenis ini disebabkan karena hormon androgen dan predisposisi genetik. Hormon yang menyebabkan kebotakan adalah hormon dehydrotestoteron atau lebih dikenal dengan hormon DHT. Hormon ini berfungsi untuk perkembangan rambut namun dalam jumlah yang tinggi hormon DHT ini akan mengakibatkan rambut rontok dan mengalami kebotakan. Sehingga menjaga stabilitas metabolisme dalam tubuh menjadi hal yang utama untuk menjaga kesehatan rambut.

2. Stress Induced Alopecia

Stress Induced Alopecia adalah kondisi kebotakan yang diakibatkan oleh tingkat stress yang cukup berat. Sehingga mengakibatkan kondisi rambut menjadi rontok. Kondisi ini bisa berjalan selama kurang lebih 1- 3 bulan. Dengan kondisi tingkat stress yang tinggi akan mengganggu metabolisme dalam tubuh. Sehingga bisa memicu kerontokan rambut. Kerontokan yang diakibatkan dari stress bisa dalam bentuk kerontokan ringan hingga kerontokan yang cukup parah hingga terjadi kebotakan. Sehingga untuk mengatasi kondisi masalah ini mengendalikan tingkat stress menjadi langkah yang tepat. Untuk mengatasi kerontokan rambut diimbangi juga dengan menjaga pola hidup yang sehat.

3. Kebotakan Traumatica

Kebotakan traumatica adalah kebotakan yang terjadi akibat adanya penggunaan bahan-bahan kimia yang memberikan dampak trauma bagi kesehatan rambut. Gangguan pada rambut akan mengakibatkan ketidakstabilan siklus kandungan pada rambut. Trauma yang diakibatkan oleh bahan kimia yang di gunakan pada rambut akan memanjangkan fase telogen ( Fase Rambut Istirahat Tumbuh ) dan mempersingkat fase anagen ( Fase Tumbuhnya Rambut ). Jika kondisi ini terus terjadi dalam jangka waktu yang lama akan berakibat pada kebotakan.

4. Alopecia Areata

Kebotakan areata atau lebih dikenal dengan kebotakan koin ini diakibatkan rontoknya rambut yang parah dan berdampak pada kebotakan pada area kepala tertentu. Hal ini yang terlihat seperti koin dan kulit akan terlihat licin. Kebanyakan pria sering mengalami hal ini. Jika mengalami hal ini ada baiknya segera periksakan kondisi tersebut pada dokter atau clinic perawatan rambut. Kondisi ini bisa disikapi dengan menggunakan produk penumbuh rambut yang sesuai.

5. Kebotakan Simtomatik

Alopecia Simtomatik adalah kebotakan yang terjadi karena kerontokan rambut yang mendadak dan merata setelah mengidap penyakit tertentu. Seperti terjadinya demam tinggi, pasca kehamilan, mengalami reaksi alergi yang hebat dan asupan gizi yang kurang dalam tubuh. Kondisi ini secara terus menerus akan menipiskan rambut. Alopecia Symptomatica yang sudah menyebar secara merata, berakibat Alopecia Symptomatica Difussa. Yaitu fase istirahat dari pertubuhan rambut lebih tinggi dari fase normal.

6. Kebotakan Cicatrial

Kebotakan Cicatrial atau lebih dikenal dengan kebotakan jaringan parut. Kebotakan ini biasanya terjadi karena adanya kerusakan jaringan parut. Sehingga rambut tidak bisa tumbuh kembali. Kerusakan jaringan parut yang terjadi bisa disebabkan oleh beberapa hal seperti bekas luka bakar, virus ( cacar air dan herpes zoster ) dan penyakit jaringan ikat ( systemic, lupus erythematosus, scleroderma ).


LIHAT PRODUK PENUMBUH RAMBUT AMPUH DISINI

Dari berbagai jenis kebotakan diatas dapat disimpulkan bahwa secara umum pria lebih mudah untuk mengalami kebotakan. Karena berdasarkan faktor-faktor tertentu yang memang lebih banyak dialami oleh pria. Kebotakan bisa berawal dari penebalan membran yang memang ada pada lapisan kulit kepala. Dan untuk pria lebih cepat menebal sehingga menghambat penditribusian nutrisi dalam darah menuju rambut. Sehingga membuat rambut menjadi rapuh dan mudah rontok, dalam jangka panjang akan mengakibatkan penipisan rambut hingga kebotakan.

Dengan kondisi rambut yang rapuh dan kurang sehat sangat mempengaruhi regenerasi rambut. Pria lebih mudah mengalami kebotakan karena pada dasarnya adalah karena pola hidup yang kurang baik. Serta kondisi hormon yang berubah dan terdapat faktor genetik. Kondisi cuaca yang panas juga menjadi salah satu pemicu kerusakan rambut pada pria yang notabene sering beraktivitas di luar ruangan.

Berbagai jenis kebotakan yang biasa terjadi pada pria. Ada beberapa jenis seperti kebotakan genetik, kebotakan koin, kebotakan jaringan parut, kebotakan traumatic, kebotakan simtomatik hingga kebotakan yang disebabkan oleh faktor psikologis. Faktor yang paling mendasar kenapa pria lebih mudah mengalami kebotakan adalah karena kebanyakan pria selain karena faktor genetik pria cenderung kurang terlalu memperhatikan pola hidup yang sehat dan mengkonsumsi makanan yang menganggu metabolisme tubuh dan mudah terserang stress.

Hal ini yang mengakibatkan kebanyakan pria mengalami kerontokan rambut dan kebanyakan pria yang mengalami hal tersebut berada pada rentan usia 25- 50 tahun. Pada fase umur tersebut kebanyakan pria sudah mulai menjalani proses produktif dalam bekerja. Sehingga seiring berjalannya waktu tekanan pekerjaan dan kondisi fisik yang semakin menurun mengakibatkan metabolisme dalam tubuh pria cenderung lebih rentan terganggu. Sehingga perlu kesadaran diri untuk tetap menjaga kesehatan diri dengan menjaga pola hidup dan mengelola tingkat stress yang dihadapi.

Untuk mengatasi masalah kebotakan ada baiknya segera gunakan produk yang berfungsi khusus untuk menjaga dan merawat rambut. Serta menutrisi rambut secara maksimal untuk mengatasi kerontokan rambut dan merawat kulit kepala. Atau gunakan bahan alami yang memang berfungsi untuk menutrisi rambut.

beli penumbuh rambut tercepat

Penumbuh Rambut Keiskei

Keiskei Penumbuh Rambut Terbaik dan Paling Canggih. Dengan kandungan bahan alami juga Teknologi Nano yang dapat bekerja 10 kali lebih cepat dan maksimal. Penumbuh Rambut Keiskei mengatasi Kebotakan Rambut, Kerontokan Rambut, Ketombe dan masalah rambut lainnya secara permanen. Keiskei Penumbuh Rambut Cepat Terbaik saat ini.

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *